Pendidikan Agama Islam Sebagai Media Pencegahan Radikalisme di Kalangan Pelajar SMA/SMK

Authors

  • Khoirotun Nisa STAI Taswirul Afkar Surabaya
  • Fakhrurrazi Fakhrurrazi STAI Taswirul Afkar Surabaya

Abstract

Radikalisme di kalangan pelajar SMA/SMK menjadi ancaman serius bagi stabilitas sosial dan keberlangsungan kehidupan. Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa agar memiliki pemahaman yang seimbang tentang ajaran Islam serta terhindar dari pengaruh ideologi ekstrem. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas PAI sebagai media pencegahan radikalisme di kalangan pelajar serta mengidentifikasi strategi yang dapat diterapkan pendidik dalam mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama (wasathiyyah) dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (Library Research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAI yang mengedepankan nilai toleransi, cinta damai, dan penghormatan terhadap keberagaman berkontribusi dalam membangun sikap inklusif serta daya kritis siswa terhadap propaganda radikal. Selain itu, peran guru dalam menyajikan materi secara kontekstual dan relevan dengan kehidupan siswa menjadi faktor penting dalam keberhasilan pendidikan moderasi beragama. Dengan demikian, diperlukan penguatan kurikulum dan metode pengajaran PAI yang lebih interaktif serta berbasis pada realitas sosial agar pelajar dapat memahami Islam secara komprehensif dan terhindar dari pemikiran radikal. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan pendidikan dalam upaya pencegahan radikalisme di lingkungan sekolah.

Abstract

Radicalism among high school and vocational school students poses a serious threat to social stability and national sustainability. Islamic Religious Education (PAI) plays a strategic role in shaping students' character, ensuring they develop a balanced understanding of Islamic teachings and remain resistant to extremist ideologies. This study aims to analyze the effectiveness of PAI as a medium for preventing radicalism among students and to identify strategies that educators can implement to integrate the values of religious moderation (wasathiyyah) into the learning process. This research employs a library research method. The findings indicate that PAI, which emphasizes values such as tolerance, peace, and respect for diversity, contributes to fostering inclusive attitudes and students’ critical thinking against radical propaganda. Furthermore, the role of teachers in delivering contextualized and relevant materials that align with students’ daily lives is a crucial factor in the success of religious moderation education. Therefore, strengthening the curriculum and adopting more interactive PAI teaching methods based on social realities are essential to ensure that students gain a comprehensive understanding of Islam and remain protected from radical ideologies. The implications of this study can serve as a foundation for developing educational policies aimed at preventing radicalism in school environments.

Downloads

Published

2026-03-09

How to Cite

Nisa, K. ., & Fakhrurrazi, F. (2026). Pendidikan Agama Islam Sebagai Media Pencegahan Radikalisme di Kalangan Pelajar SMA/SMK . JIEL, 2(01), 66–72. Retrieved from https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/jiel/article/view/458

Issue

Section

Articles