Rekonstruksi Kurikulum Kitab Kuning

Transformasi Epistimologi Klasik Menuju Ekosistem Pembelajaran Pesantren yang Moderat dan Akomodatif Kultural

Authors

  • M. Deni Hidayatullah Universitas Annuqayah
  • Abdul Wahid Universitas Annuqayah
  • Abd Warits Universitas Annuqayah

Keywords:

Kata kunci: Rekonstruksi Kurikulum, Kitab Kuning, Moderasi Beragama, Pesantren, Akomodatif Kultural., Keywords:  Curriculum Reconstruction, Kitab Kuning, Religious Moderation, Pesantren, Culturally Accommodative.

Abstract

Abstrak

Tradisi pengajaran kitab kuning di pesantren sering kali menghadapi stigma kontemporer sebagai model pembelajaran yang tekstual, kaku, dan kurang adaptif terhadap isu modernitas seperti radikalisme serta polarisasi di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan sebuah cetak biru (blueprint) rekonstruksi kurikulum pesantren yang integratif guna mengaktualisasikan nilai-nilai kitab klasik dalam konteks kebangsaan Indonesia saat ini. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi konseptual-tekstual, artikel ini mengonstruksi empat pilar transformasi kurikulum: reorientasi output berbasis kesalehan sosial, internalisasi moderasi (wasathiyah), penguatan toleransi berbasis tazkiyatun nafs, dan pengembangan kurikulum akomodatif kultural. Khazanah fundamental seperti kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim, Risalah Ahlussunnah wal Jama’ah, Ihya’ Ulumuddin, Bidayatul Hidayah, Ta’limul Muta’allim, dan Sirah Nabawiyah direkontekstualisasikan menggunakan pemaknaan hermeneutik-sosiologis. Selain itu, metodologi pembelajaran diubah dari pola pasif searah (sorogan dan bandongan) menjadi ruang dialektika progresif melalui metode simulasi konflik sosial dan riset lapangan etnografis, dengan sistem evaluasi berbasis jurnal refleksi individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi ini berhasil menggeser paradigma keagamaan santri dari yang semula bersifat konfrontatif menjadi inklusif, sehingga melahirkan corak pemikiran Islam yang ramah budaya serta adaptif dalam membentengi generasi muda dari infiltrasi ideologi ekstremisme di era digital.

 

Kata kunci: Rekonstruksi Kurikulum, Kitab Kuning, Moderasi Beragama, Pesantren, Akomodatif Kultural.

 

Abstract

The tradition of teaching the yellow books (kitab kuning) in Islamic boarding schools (pesantren) often faces contemporary criticism for being textual, rigid, and less adaptive to modern issues such as radicalism and digital polarization. This study aims to formulate a blueprint for an integrative pesantren curriculum reconstruction to actualize classical values within the context of modern Indonesian nationalism. Employing a qualitative approach with conceptual-textual analysis, this paper constructs four pillars of curriculum transformation: reorienting learning outcomes toward social piety, reinforcing religious moderation (wasathiyah), internalizing tolerance through soul purification (tazkiyatun nafs), and developing a culturally accommodative curriculum. Fundamental classical texts, including Adabul ‘Alim wal Muta’allim, Risalah Ahlussunnah wal Jama’ah, Ihya’ Ulumuddin, Bidayatul Hidayah, Ta’limul Muta’allim, and Sirah Nabawiyah, are recontextualized using hermeneutic-sociological approaches. Furthermore, instructional methodologies are transformed from one-way passive traditional models (sorogan and bandongan) into progressive dialectical spaces through social conflict simulations and ethnographic field research, evaluated via individual reflection journals. The results indicate that this curricular reconstruction effectively shifts the students' religious paradigm from confrontational to inclusive, fostering an Islamic way of thinking that is culturally friendly and highly adaptive in safeguarding the youth against the infiltration of extremist ideologies in the digital era.

 

Keywords:  Curriculum Reconstruction, Kitab Kuning, Religious Moderation, Pesantren, Culturally Accommodative.

 

Downloads

Published

2026-09-24

How to Cite

Hidayatullah, M. D., Wahid, A., & Warits, A. (2026). Rekonstruksi Kurikulum Kitab Kuning: Transformasi Epistimologi Klasik Menuju Ekosistem Pembelajaran Pesantren yang Moderat dan Akomodatif Kultural. JIEL, 2(02), 146–159. Retrieved from https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/jiel/article/view/557

Issue

Section

Articles