Peran Khalifah, Madrasah, dan Baitul Hikmah dalam Membangun Sistem Pendidikan di Era Abbasyiah

Authors

  • Mochamad Taufik Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Herwina Bahar Universitas Muhammadiyah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.37459/tafhim.v17i02.321

Keywords:

Dinasti Abbasyiah, Khalifah, Baitul Hikmah, Pendidikan Islam, Madrasah

Abstract

Dinasti Abbasyiah menandai babak penting dalam sejarah pendidikan Islam dengan membangun sistem yang terintegrasi antara kekuasaan politik, lembaga pendidikan, dan pusat keilmuan. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan sinergi antara peran khalifah, madrasah, dan Baitul Hikmah dalam membentuk sistem pendidikan pada masa tersebut. Melalui metode kualitatif berpendekatan historis dan studi kepustakaan, penelitian ini menemukan bahwa para khalifah mendorong perkembangan ilmu melalui kebijakan inklusif dan dukungan patronase; madrasah memfasilitasi pemerataan pendidikan secara terstruktur; sementara Baitul Hikmah menjadi pusat penerjemahan dan inovasi ilmiah. Temuan ini memperlihatkan bahwa keberhasilan pendidikan di masa Abbasiyah tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan hasil kolaborasi erat antar institusi tersebut. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan integratif terhadap ketiga elemen utama tersebut, sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara kepemimpinan politik, lembaga pendidikan, dan  pusat penelitian dalam membangunperadaban yang berbasis ilmu pengetahuan.

Downloads

Published

2026-02-20

How to Cite

Taufik, M. ., & Bahar, H. (2026). Peran Khalifah, Madrasah, dan Baitul Hikmah dalam Membangun Sistem Pendidikan di Era Abbasyiah. Tafhim Al-’Ilmi, 17(02), 368–382. https://doi.org/10.37459/tafhim.v17i02.321

Issue

Section

Articles