Peran Majelis Taklim dalam Menangkal Intoleransi Melalui Kajian Nilai Multikultural dalam kitab Washiyatul Mushtofa
DOI:
https://doi.org/10.37459/tafhim.v17i02.335Abstract
Pengkajian kitab kuning di majelis taklim memiliki fungsi strategis dalam memperkuat pemahaman nilai-nilai multikultural di masyarakat yang majemuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai multikultural yang terdapat dalam kitab Washiyatul Musthofa karya Syekh Abdul Wahhab Asy-Sya’rani, serta dampaknya terhadap jamaah Majelis Taklim Pasukan Taubat Ngalap Barokah. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus serta fenomenologi, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti tasamuh (toleransi), al-‘adl (keadilan), al musāwah (kesetaraan), shulh (perdamaian), dan ukhuwah (persaudaraan) diajarkan secara tekstual dan diinternalisasi lewat pendekatan partisipatif dalam pembelajaran. Jamaah menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pluralitas. Namun, pemahaman konseptual terhadap multikulturalisme masih perlu ditingkatkan melalui pendekatan kontekstual dan keterlibatan aktif para tokoh masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan pendidikan Islam nonformal yang bersifat inklusif serta mampu beradaptasi dengan realitas keragaman sosial dan budaya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tafhim Al-'Ilmi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Artikel yang dimuat dalam jurnal ini boleh disebarluaskan, diterbitkan kembali, dengan syarat mencantumkan bahwa artikel tesebut telah dimuat di jurnal Tafhim al-'Ilmi dengan mencantumkan volume, nomor, dan halaman artikel terkait.





