Metode Pendidikan Tazkiyatun Nafs Perspektif Said Nursi

Metode Pendidikan Tazkiyatun Nafs Perspektif Said Nursi

Authors

  • Bambang Maryono MUI Kepulauan Riau
  • Moh. Bakir. STAI Al Mujtama Pamekasan

DOI:

https://doi.org/10.37459/tafhim.v17i02.375

Abstract

Metode pendidikan tazkiyatun nafs bagi Said Nursi bukanlah proses asketisme (uzlah) yang memisahkan diri dari dunia, melainkan prose penyucian jiwa yang dilakukan sambil aktif dalam kehidupan dan berpikir tentang realitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode integratif dalam pendidikan tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) perspektif Said Nursi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode studi kepustakaan, yang
mengumpulkan data dari sumber primer Risale-i Nur dan sumber sekunder terkait. Data dianalisis secara tematik untuk mengonstruksi model pendidikan tazkiyatun nafs yang integratif. Pendekatan yang ditawarkan Said Nursi bersifat integratif dengan menyinergikan antara potensi akal (aql), kalbu (qalb), dan jiwa (nafs) dalam proses pendidikan. Melalui metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis isi (content analysis), penelitian ini menganalisis pemikiran Said Nursi tentang metode inegratif pendidikan tazkiyatun nafs. Temuan penelitian menunjukkan bahwa metode integratif pendidikan tazkiyatun nafs menurut Said Nursi dalam pendidikan tazkiyatun nafs bertumpu pada tiga pilar utama: (1) integrasi iman, ilmu, dan amal; (2) penggunaan bukti-bukti kosmologis (ayat kauniyah) untuk memperkuat keyakinan; dan (3) refleksi mendalam (tafakkur) sebagai sarana penyucian jiwa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model integratif Said Nursi menawarkan solusi holistik untuk mengatasi krisis spiritual-intelektual dengan menjadikan iman sebagai fondasi dan penggerak utama dalam proses penyempurnaan jiwa menuju insan kamil.

Downloads

Published

2026-02-20

How to Cite

Maryono, B. ., & Bakir. , M. . (2026). Metode Pendidikan Tazkiyatun Nafs Perspektif Said Nursi: Metode Pendidikan Tazkiyatun Nafs Perspektif Said Nursi. Tafhim Al-’Ilmi, 17(02), 280–302. https://doi.org/10.37459/tafhim.v17i02.375

Issue

Section

Articles