PERAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM GEJALA STAGNASI DI SMP BERBASIS PESANTREN MUBAIYINUL ULUM DESA MEKAR SARI KECAMATAN SUNGAI RAYA
DOI:
https://doi.org/10.37459/tafhim.v18i01.549Keywords:
Peran Manajemen, Sumber Daya Manusia, Stagnasi.Abstract
Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mendeskripsikan kondisi manajemen SDM yang diterapkan di SMP Berbasis Pesantren Mubaiyinul Ulum Dusun Madani Desa Mekar Sari. 2) Untuk menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya gejala stagnasi dalam perkembangan lembaga pendidikan di SMP Berbasis Pesantren Mubaiyinul Ulum. 3) Untuk memaparkan peran manajemen SDM dalam mengatasi gejala stagnasi di SMP Berbasis Pesantren Mubaiyinul Ulum, dalam penelitian mengunakan pendekatan kualitatif didefinisikan sebagai suatu proses penyedian untuk memahami masalah social, sedangkan sumber data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data, observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data mengunakan, Data reduction (Reduksi data), Data Display (Penyajian Data), Counclusion Drawing (Penarikan kesimpulan) Hasil penelitian adalah 1) Manajemen SDM di SMP Berbasis Pesantren Mubaiyinul Ulum memerlukan penguatan orientasi strategis agar mampu mengintegrasikan nilai kepesantrenan dengan prinsip pengelolaan modern. Tanpa perencanaan berbasis kompetensi, pengembangan berkelanjutan, dan tata kerja yang rasional, potensi SDM belum optimal untuk meningkatkan kualitas dan daya saing lembaga. 2) Gejala stagnasi di sekolah ini muncul akibat kombinasi kelemahan struktural, keterbatasan sumber daya, dan manajemen kelembagaan yang belum optimal. Faktor internal seperti perencanaan SDM yang belum strategis, rekrutmen dan pengembangan guru yang tidak berbasis kompetensi, serta budaya kerja tradisional membatasi inovasi dan kualitas pembelajaran. Faktor eksternal seperti persaingan antar lembaga, ekspektasi masyarakat, dan standar mutu yang meningkat memperkuat stagnansi. Ketidaksiapan sekolah menghadapi dinamika internal dan eksternal menjadikan potensi kelembagaan tidak tersalurkan secara maksimal, sehingga pembaruan sistem manajemen dan orientasi strategis menjadi kebutuhan utama. 3) Manajemen SDM sebagai solusi memegang peran strategis dalam mengatasi stagnasi. Perencanaan berbasis kompetensi menata penempatan dan pembagian tugas sesuai keahlian profesional.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tafhim Al-'Ilmi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Artikel yang dimuat dalam jurnal ini boleh disebarluaskan, diterbitkan kembali, dengan syarat mencantumkan bahwa artikel tesebut telah dimuat di jurnal Tafhim al-'Ilmi dengan mencantumkan volume, nomor, dan halaman artikel terkait.





