https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/tafhim/issue/feedTafhim Al-'Ilmi2026-02-20T02:54:47+00:00Maidamaydalin9@gmail.comOpen Journal Systems<p>Tafhim al-Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni Sumenep. Secara spesifik jurnal ini mengkaji tentang ilmu pendidikan dan pemikiran Islam. Pendidikan Islam meliputi kajian tentang kurikulum, kelembagaan pendidikan, falsafah pendidikan, atau mengenai isu-isu aktual pendidikan Islam.</p>https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/tafhim/article/view/320Problematika Pesantren dan Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia2025-10-06T02:44:48+00:00Hesti Dina Auliahestdinaaulia@gmail.comHerwina Baharhestdinaaulia@gmail.com<p>Pesantren dan lembaga pendidikan Islam di Indonesia menghadapi sejumlah tantangan yang rumit, baik dari sisi internal maupun eksternal. Secara internal, isu utama yang sering terjadi <br />mencakup manajemen institusi, keterbatasan sarana, kualitas tenaga kerja, serta ketidakeimbangan antara jumlah santri dan pengasuh yang berdampak pada penenangan masalah santri yang kurang efektif. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (literature review). Teknik pengumpulan data dari berbagai sumber tertulis yang membahas masalah-masalah di pesantren, seperti manajemen, kurikulum, kualitas sumber daya manusia, adaptasi teknologi, dan tantangan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mengelol dan mengembangkan pesantren dan lembaga pendidikan Islam harus memiliki strategi yang bervariasi. Tujuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi bagi pimpinan pesantren dan lembaga pendidikan Islam di Indonesia.</p>2026-02-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tafhim Al-'Ilmihttps://jurnal.stitau.ac.id/index.php/tafhim/article/view/378Persinggungan Bahasa Arab dan Filsafat2025-12-01T01:49:12+00:00ilmia habibati ilmiailmiahabibati@gmail.com M. Yunus Abu Bakarilmiahabibati@gmail.comZainur Arifinilmiahabibati@gmail.com<p>Penelitian ini mengkaji persinggungan antara bahasa Arab dan filsafat dalam konteks pengembangan ilmu pengetahuan Islam. Bahasa Arab tidak hanya berfungsi sebagai media komunikasi, tetapi juga sebagai instrumen epistemologis yang membentuk kerangka berpikir, struktur konsep, dan logika keilmuan dalam peradaban Islam. Melalui pendekatan historis-filosofis, penelitian ini menelusuri bagaimana bahasa Arab berperan dalam menyerap dan mengembangkan tradisi filsafat Yunani, terutama pada masa gerakan penerjemahan klasik. Kajian dilakukan melalui tiga dimensi filsafat ilmu ontologi, epistemologi, dan aksiologi untuk menunjukkan bahwa bahasa Arab memiliki kedudukan fundamental dalam konstruksi pengetahuan Islam. Secara ontologis, bahasa Arab menjadi wadah konsep-konsep ilmiah dan spiritual; secara epistemologis, ia menjadi alat verifikasi dan pemaknaan teks-teks wahyu dan ilmiah; sedangkan secara aksiologis, bahasa Arab memainkan peran penting dalam pembentukan karakter dan nilai moral peserta didik. Penelitian ini juga menyoroti relevansi bahasa Arab di era digital, reposisinya dalam kurikulum pesantren dan madrasah, serta perannya dalam memperkuat filsafat pendidikan Islam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa bahasa Arab tidak hanya relevan secara tradisional, tetapi juga strategis dalam pengembangan ilmu modern serta integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan kontemporer.</p>2026-02-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tafhim Al-'Ilmihttps://jurnal.stitau.ac.id/index.php/tafhim/article/view/375Metode Pendidikan Tazkiyatun Nafs Perspektif Said Nursi2025-11-19T15:20:27+00:00Bambang Maryonobambangmuikepri@gmail.comMoh. Bakir. bambangmuikepri@gmail.com<p>Metode pendidikan tazkiyatun nafs bagi Said Nursi bukanlah proses asketisme (uzlah) yang memisahkan diri dari dunia, melainkan prose penyucian jiwa yang dilakukan sambil aktif dalam kehidupan dan berpikir tentang realitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode integratif dalam pendidikan tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) perspektif Said Nursi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode studi kepustakaan, yang <br />mengumpulkan data dari sumber primer Risale-i Nur dan sumber sekunder terkait. Data dianalisis secara tematik untuk mengonstruksi model pendidikan tazkiyatun nafs yang integratif. Pendekatan yang ditawarkan Said Nursi bersifat integratif dengan menyinergikan antara potensi akal (aql), kalbu (qalb), dan jiwa (nafs) dalam proses pendidikan. Melalui metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis isi (content analysis), penelitian ini menganalisis pemikiran Said Nursi tentang metode inegratif pendidikan tazkiyatun nafs. Temuan penelitian menunjukkan bahwa metode integratif pendidikan tazkiyatun nafs menurut Said Nursi dalam pendidikan tazkiyatun nafs bertumpu pada tiga pilar utama: (1) integrasi iman, ilmu, dan amal; (2) penggunaan bukti-bukti kosmologis (ayat kauniyah) untuk memperkuat keyakinan; dan (3) refleksi mendalam (tafakkur) sebagai sarana penyucian jiwa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model integratif Said Nursi menawarkan solusi holistik untuk mengatasi krisis spiritual-intelektual dengan menjadikan iman sebagai fondasi dan penggerak utama dalam proses penyempurnaan jiwa menuju insan kamil.</p>2026-02-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tafhim Al-'Ilmihttps://jurnal.stitau.ac.id/index.php/tafhim/article/view/335Peran Majelis Taklim dalam Menangkal Intoleransi Melalui Kajian Nilai Multikultural dalam kitab Washiyatul Mushtofa2025-10-27T14:23:25+00:00Ira Dwiyantuira.dw.24164@yudharta.ac.idAhmad Marzukimarzuki@yudharta.ac.idJamhurijamhuri@yudharta.ac.id<p>Pengkajian kitab kuning di majelis taklim memiliki fungsi strategis dalam memperkuat pemahaman nilai-nilai multikultural di masyarakat yang majemuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai multikultural yang terdapat dalam kitab Washiyatul Musthofa karya Syekh Abdul Wahhab Asy-Sya’rani, serta dampaknya terhadap jamaah Majelis Taklim Pasukan Taubat Ngalap Barokah. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus serta fenomenologi, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti tasamuh (toleransi), al-‘adl (keadilan), al musāwah (kesetaraan), shulh (perdamaian), dan ukhuwah (persaudaraan) diajarkan secara tekstual dan diinternalisasi lewat pendekatan partisipatif dalam pembelajaran. Jamaah menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pluralitas. Namun, pemahaman konseptual terhadap multikulturalisme masih perlu ditingkatkan melalui pendekatan kontekstual dan keterlibatan aktif para tokoh masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan pendidikan Islam nonformal yang bersifat inklusif serta mampu beradaptasi dengan realitas keragaman sosial dan budaya.</p>2026-02-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tafhim Al-'Ilmihttps://jurnal.stitau.ac.id/index.php/tafhim/article/view/316Transformasi Pendidikan Islam di Indonesia: Perspektif Sejarah dan Tantangan Era Modern2025-10-06T02:49:08+00:00Zakariya Zakariyazakariya@mpuin-jkt.sch.idHerwina Baharzakariya@mpuin-jkt.sch.id<p>Transformasi pendidikan Islam di Indonesia dari perspektif sejarah hingga tantangan era modern. Sejak masa lampau, pendidikan Islam berkembang melalui sistem tradisonal berbasispesantren, surau, dan masjid dengan metode halaqah, yang menitikberatkan pada kajian kitab kuning, Al-Qur’an, fiqih, tasawuf, dan ilmu keislaman lainnya. Seiring waktu, pendidikan Islam mengalami modernisasi melalui lahirnya madrasah dan perguruan tinggi Islam yang mengadopsi sistem formal, mengintegrasikan kurikulu agama dan umum, serta memanfaatkan teknologi digital dalam pembelajaran. Transformasi ini dipengaruhi oleh globalisasi, kebijakan nasional, dan peran institusi Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library reseach) dengan mengumpulkan, menelaah, dan menyusun bahan bacaan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam di Indonesia bersifat dinamis dan terus berkembang walaupun tantangan dan rintangan pasti terjadi, namun teta[ berpegang pada nilai nilai keislaman secara kaffah. Tujuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya terkait pendidikan Islam di Indonesia.</p>2026-02-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tafhim Al-'Ilmihttps://jurnal.stitau.ac.id/index.php/tafhim/article/view/371The Principal's Visionary Leadership in Facing the Challenges of 21st Century Education in the Digital Era at MA al-Ma'arif Pondok Panggung Tulungagung2025-11-30T06:15:24+00:00Muhammad Zainul Arifinazzam.arifin53@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran, strategi, dan implikasi kepemimpinan visioner kepala sekolah dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21 di era digital di MA Al-Ma’arif Pondok Panggung Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara induktif dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan penting sebagai pemimpin, inovator, motivator, dan agen perubahan dalam memimpin transformasi digital tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman. Beberapa strategi yang diterapkan meliputi perumusan visi yang jelas berorientasi digital, pemberdayaan guru melalui pengembangan profesional, integrasi teknologi dalam pembelajaran dan manajemen sekolah, penguatan pendidikan karakter dan moral, serta pembangunan kemitraan kolaboratif. Strategi tersebut berdampak signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan, guru menjadi lebih profesional dan adaptif, siswa memiliki kemampuan berpikir kritis dan literasi digital, serta manajemen sekolah menjadi lebih efektif dan transparan. Kesimpulannya, kepemimpinan visioner kepala sekolah telah berhasil mentransformasi MA Al-Ma’arif Pondok Panggung Tulungagung menjadi lembaga pendidikan Islam modern yang memadukan iman, ilmu, dan teknologi dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21</p>2026-02-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tafhim Al-'Ilmihttps://jurnal.stitau.ac.id/index.php/tafhim/article/view/372The Influence of Instagram-Based Social Media Promotion of Educational Services on the Increase in the Number of New Students at MAN 2 Tulungagung2025-11-30T06:19:36+00:00Alvi Nihayatul Husnaalviniha01@gmail.comSukron Ma'munalviniha01@gmail.com<p>Promosi layanan pendidikan yang efektif dapat memberikan dampak yang signifikan bagi <br />lembaga pendidikan, terutama dalam meningkatkan jumlah siswa baru. Promosi layanan pendidikan menggunakan berbagai metode, dan dengan kemajuan teknologi, penggunaan media sosial telah menjadi pendekatan yang semakin efektif, terutama dalam menjangkau generasi muda. Banyak lembaga pendidikan sekarang memanfaatkan generasi muda sosial. Banyak lembaga pendidikan telah mengadopsi media sosial, termasuk Instagram, sebagai alat promosi. Berdasarkan fenomena ini, peneliti melakukan penelitian di MAN 2Tulungagung <br /> sebagai subjek penelitian dengan tujuan untuk menentukan dan menganalisis apakah ada pengaruh antara promosi layanan pendidikan berbasis Instagram dan peningkatan jumlah siswa baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian korelasional kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan desain penelitian korelasional. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari siswa dari MAN 2 Tulungagung di kelas X dan XI, yang berjumlah 857. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin yang diperoleh dari probability sampling, dan skala pengukuran yang digunakan adalah skala Likert. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji prasyarat, uji analisis regresi linier sederhana, uji hipotesis, dan koefisien determinasi. Ukuran sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 90 responden, yang terdiri dari 47 siswa dari kelas X dan 43 siswa dari kelas X1. Data diolah dengan menggunakan SPSS 27.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Promosi layanan pendidikan berbasis media sosial Instagram di MAN 2 Tulungagung berada dalam kondisi “baik” dengan skor uji TCR sebesar 82,1% (2) Peningkatan jumlah siswa baru di MAN 2 Tulungagung berada dalam kondisi “sangat baik” dengan skor uji TCR sebesar 86,6% (3) Terdapat pengaruh yang signifikan promosi layanan pendidikan berbasis Instagram terhadap peningkatan jumlah siswa baru di MAN 2 Tulungagung, artinya semakin baik promosi layanan pendidikan berbasis Instagram, maka peningkatan jumlah siswa baru akan semakin baik. Berdasarkan hasil penelitian, nilai signifikansi sebesar 0,01 dan nilai t sebesar 8,653, sehingga Ho ditolak dan H1 diterima. Besarnya efek sebesar 46% berdasarkan nilai R-Square.</p>2026-02-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tafhim Al-'Ilmihttps://jurnal.stitau.ac.id/index.php/tafhim/article/view/321Peran Khalifah, Madrasah, dan Baitul Hikmah dalam Membangun Sistem Pendidikan di Era Abbasyiah2025-10-06T02:46:59+00:00Mochamad Taufikmochamad.taufik@gmail.comHerwina Baharmochamad.taufik@gmail.com<p>Dinasti Abbasyiah menandai babak penting dalam sejarah pendidikan Islam dengan membangun sistem yang terintegrasi antara kekuasaan politik, lembaga pendidikan, dan pusat keilmuan. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan sinergi antara peran khalifah, madrasah, dan Baitul Hikmah dalam membentuk sistem pendidikan pada masa tersebut. Melalui metode kualitatif berpendekatan historis dan studi kepustakaan, penelitian ini menemukan bahwa para khalifah mendorong perkembangan ilmu melalui kebijakan inklusif dan dukungan patronase; madrasah memfasilitasi pemerataan pendidikan secara terstruktur; sementara Baitul Hikmah menjadi pusat penerjemahan dan inovasi ilmiah. Temuan ini memperlihatkan bahwa keberhasilan pendidikan di masa Abbasiyah tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan hasil kolaborasi erat antar institusi tersebut. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan integratif terhadap ketiga elemen utama tersebut, sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara kepemimpinan politik, lembaga pendidikan, dan pusat penelitian dalam membangunperadaban yang berbasis ilmu pengetahuan.</p>2026-02-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tafhim Al-'Ilmihttps://jurnal.stitau.ac.id/index.php/tafhim/article/view/333Peningkatan Kemampuan Kerjasama Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Cooking Class di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Pontianak Tenggara2025-11-30T05:39:50+00:00Sulasteri Ahmadsulasteriahmad7@gmail.comSri Nugroho Jatisrinugroho76@unmuhpnk.ac.idIin Maulinaiin.maulina@unmuhpnk.ac.id<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan Kerjasama anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Pontianak Tenggara. Tujuan dari penelitian ini adalah peneliti ingin mengetahui perencanaan, pelaksanaan dan peningkatan Kerjasama anak melalui kegiatan cooking class usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Pontianak Tenggara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam tiga siklus, dan setiap siklus terdapat tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian pembelajaran menunjukkan bahwa peningkatan pada setiap siklus dengan penilaian berkembang sangat baik (BSB) kreteria penilaian anak seperti dapat bergabung dalam permainan kelompok pada siklus 1 sebesar 66,3%, siklus II sebesar 80%, dan siklus III sebesar 91,6%. Anak terlibat aktif dalam permainan kelompok siklus 1 sebesar 53,3%, siklus II sebesar 61,6%, dan siklus III sebesar 80%. Anak bersedia berbagi dengan teman-teman siklus 1 sebesar 56,6%, siklus II sebesar 70%, dan siklus III sebesar 80%. Mendorong anak lain untuk membantu orang lain siklus 1 sebesar 53,,3%, siklus II sebesar 63,3%, dan siklus III sebesar 80%. Merespon dengan baik bila ada yang menawarkan bantuan siklus 1 sebesar 53,3%, siklus II sebesar 65%, dan siklus III sebesar 85%.</p>2026-02-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tafhim Al-'Ilmihttps://jurnal.stitau.ac.id/index.php/tafhim/article/view/374Inovasi Transformasi Pesantren Melalui Pendirian Perguruan Tinggi2025-12-11T00:55:38+00:00Edyantoediyantoedi90@gmail.comMoh. Zainol Kamalzainol_kamal@stitasumenep.ac.idAhmad Effendiefendinaa83@gmail.comMisnatunnatmurian88@gmail.com<p>Transformasi lembaga pendidikan Islam menjadi sebuah keniscayaan di era disrupsi dan percepatan teknologi. Pesantren sebagai institusi pendidikan tertua di Indonesia menghadapi tuntutan untuk melakukan inovasi agar tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern. Artikel ini membahas tentang inovasi transformasi pesantren melalui pendirian perguruan tinggi sebagai langkah strategis dalam penguatan peran pesantren di bidang pendidikan, sosial, dan pemberdayaan umat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk, proses, serta implikasi pendirian perguruan tinggi berbasis pesantren <br />terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan ekosistem keilmuan. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui telaah literatur, observasi, serta wawancara mendalam dengan para pengelola pesantren dan institusi pendidikan tinggi Islam di kabupaten Sumenep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendirian perguruan tinggi oleh pesantren menjadi instrumen penting dalam mendorong modernisasi kurikulum, integrasi ilmu agama dan sains, perluasan jejaring kemitraan, serta peningkatan kompetensi lulusan yang berdaya saing. Selain itu, transformasi ini turut memperkuat fungsi pesantren sebagai pusat produksi ilmu, riset, dan pemberdayaan ekonomi keumatan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan tata kelola, inovasi kurikulum, dandukungan kebijakan negara dalam memperluas peran strategis pesantren di era pendidikan tinggi masa depan</p>2026-02-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tafhim Al-'Ilmihttps://jurnal.stitau.ac.id/index.php/tafhim/article/view/331Manajemen Pembiayaan Pendidikan dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di Madrasah Ibtidaiyah Ibnu Al Mubarok Kota Pekanbaru 2025-10-02T05:26:51+00:00Efendi22290610062@students.uin-suska.ac.id<p>Kompetensi profesional guru merupakan faktor penting dalam mencapai kesuksesan proses pembelajaran. Beberapa persoalan penyebab kompetensi guru memprihatinkan ialah kurangnya motivasi untuk pengembangan diri, kurangnya pelatihan dan pengembangan profesional yang memadai. Pengelolaan pembiayaan Pendidikan sangatlah penting, karena akan mempengaruhi proses pendidikan dan upaya meningkatkan kompetensi guru. Manajemen pembiayaan di MI Ibnu Al Mubarok Kota Pekanbaru meliputi beberapa aspek yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui manajemen pembiayaan pendidikan dalam meningkatan kompetensi profesional guru dan kendala manajemen pembiayaan pendidikan dalam meningkatkan kompetensi profesional guru MI Ibnu Al Mubarok. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif, dengan metode analisis deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh melalui beberapa instrument penelitian yaitu observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Aktivitas analisis data dengan melakukan pengumpulan data, reduksi data, display data, dan verifikasi/menarik kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data digunakan teknik triangulasi yaitu triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) MI Ibnu Al Mubarok sudah membuat dalam perencanaan kerja madrasah program peningkatan kompetensi professional guru, yaitu di dalam RKJM dan RKTM. 2) Tahapan penyusunan rencana kerja madrasah di mulai dengan pembentukan tim pengembangan madrasah (TPM). dilanjutkan dengan pembekalan. Menganalisis dan menetapkan kondisi madrasah saat ini (EDM), menetapkan kondisi madrasah yang diharapkan, menetapkan program kerja dan indikator kinerja, dan Menyusun rencana anggaran madrasah, terakhir disusun menjadi rencana kerja tahunan madrasah. 3) Pelaksanaan pembiayaan semuanya di bawah koordinasi pengurus yayasan, <br />setiap kegiatan di mulai mengajukan proposal kepada yayasan oleh kepala madrasah bersama panitia. Proposal akan validasi oleh pengurus yayasan dan bagian keuangan untuk disesuaikan dengan standar biaya umum (SBU) madrasah dan sumber dana mana yang akan digunakan. Setelah divalidasi, pengurus yayasan mengembalikan kepada kepala madrasah dan panitia. 4) Pengawasan pengunaan dana Pendidikan dilakukan dengan Membuktikan dan menentukan bahwa tindakan yang dilakukan sesuai dengan rencana, mengevaluasi proses pengelolaan keuangan madrasah, serta mengikut sertakan partisipasi orangtua siswa dalam perencanaan dan pelaporan keuangan, 5) Kendala yang dihadapi dalam pembiayaan Pendidikan di MI Ibnu Al Mubarok ada beberapa diantaranya: kurangnya ketersediaan dana, sumber dana terbatas, belum memaksimalkan pemanfaatan sumber daya, dan Perubahan populasi dan persentase anak.</p>2026-02-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tafhim Al-'Ilmihttps://jurnal.stitau.ac.id/index.php/tafhim/article/view/357Inovasi Pembelajaran Alfabet Melalui Flashcard Augmented Reality2025-09-22T04:51:29+00:00Hani Kholidahhanicho2710@gmail.comNurmida Catherine Sitompulhanicho2710@gmail.comNunung Nurjati hanicho2710@gmail.com<p>Pendidikan anak usia dini merupakan tahap fundamental dalam membentuk kemampuan literasi awal, terutama penguasaan alfabet sebagai dasar keterampilan membaca dan menulis. Namun, pembelajaran alfabet pada sebagian besar lembaga pra-sekolah masih mengandalkan media konvensional seperti buku atau kartu gambar dua dimensi yang kurang menarik perhatian anak dan menyebabkan keterlibatan belajar rendah. Kondisi tersebut menuntut hadirnya media inovatif yang mampu menghadirkan pengalaman belajar lebih interaktif serta mendukung karakteristik belajar anak usia dini. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran alfabet berbasis Augmented Reality dalam bentuk flashcard yang mengintegrasikan visual tiga dimensi, audio, dan animasi sebagai pendekatan multisensori pada siswa pra-sekolah di Kota Surabaya. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan desain, pengembangan konten digital, implementasi melalui uji coba terbatas, dan evaluasi kelayakan. Subjek penelitian terdiri dari sepuluh anak berusia tiga hingga empat tahun di salah satu lembaga pra-sekolah di Kota Surabaya. Instrumen penelitian mencakup validasi ahli, lembar observasi, angket respons guru dan orang tua, serta tes pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media dinyatakan sangat layak berdasarkan penilaian ahli dengan skor kelayakan di atas delapan puluh lima persen. Selain itu, sembilan puluh persen anak menunjukkan minat belajar meningkat, lebih antusias mengenal huruf, serta aktif berinteraksi dengan media. Dengan demikian, flashcard Augmented Reality terbukti efektif meningkatkan motivasi, fokus, dan pemahaman huruf sebagai inovasi pembelajaran alfabet pada siswa pra-sekolah di Kota Surabaya.</p>2026-02-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tafhim Al-'Ilmihttps://jurnal.stitau.ac.id/index.php/tafhim/article/view/336Implementasi Pendidikan Islam Multikultural Dalam Tradisi Keberagaman Pada Ritual Keagamaan di Pesarean Gunung Kawi Desa Wonosari Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang 2025-10-02T05:38:30+00:00Mifta Agista Rahmawatiagistaanggi53@gmail.comJamhurijamhuri@yudharta.ac.idAhmad Marzukimarzuki@yudharta.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk ritual keagamaan serta implementasi pendidikan Islam multikultural dalam praktik spiritual masyarakat di Pesarean Gunung Kawi, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pesarean ini merupakan salah satu destinasi ziarah dan religi yang memiliki keragaman praktik budaya serta interaksi sosial lintas latar belakang. Penelitian ini berangkat dari pentingnya memahami bagaimana nilai-nilai keislaman, khususnya yang bersifat multikultural dan toleran, diinternalisasikan dalam konteks lokal yang kaya tradisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bentuk ritual keagamaan yang dilakukan meliputi ziarah kubur, pembacaan doa dan tahlil, peringatan haul, sedekah atau nazar, serta penggunaan simbol-simbol budaya lokal. Sementara itu, nilai-nilai pendidikan Islam multikultural terimplementasi melalui praktik toleransi, keterbukaan terhadap keberagaman, keteladanan tokoh agama, serta peran budaya sebagai media edukasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pesarean Gunung Kawi tidak hanya menjadi ruang spiritual, tetapi juga menjadi laboratorium sosial tempat berlangsungnya pendidikan Islam yang inklusif, kontekstual, dan rahmatan lil ‘alamin.</p>2026-02-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tafhim Al-'Ilmihttps://jurnal.stitau.ac.id/index.php/tafhim/article/view/317Evaluasi Model CIPP pada Implementasi Desain Modul Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MTs Tajhiz Diniyah Meskom2025-11-30T05:49:24+00:00Sulastri Sulastrisulastri14tri3@gmail.com Supardi Ritonga1sulastri14tri3@gmail.com Rusiah Rusiah1sulastri14tri3@gmail.comAzizah Azizah1sulastri14tri3@gmail.comAzlina Azlina1sulastri14tri3@gmail.com<p>Desain modul pembelajaran pendidikan agama Islam begitu penting untuk dibahas sebab dalam pelaksanaannya yang maksimal dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pelaksanaan desain modul pembelajaran pendidikan agama Islam MTs Tajhiz Diniyah Meskom. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan model evaluasi CIPP yang dianggap cocok untuk <br />menilai suatu pelaksanaan desain modul pembelajaran sebab lebihkomprehensif. Instrumen penelitian ini menggunakan wawancara guru PAI dan dokumen modul pembelajaran PAI. Semua data yang terkumpul kemudian dideskriptif dalam bentuk naratif. Penelitian ini menemukan bahwa modul pembelajaran PAI di MTs Tajhiz Diniyah Meskom memiliki fondasi <br />yang baik dari sisi konteks dan input. Namun aspek proses dan produk masih memerlukan penguatan, khususnya dalam hal pelatihan guru, penyediaan sarana, serta peningkatan kualitas implementasi di kelas. Evaluasi ini dapat menjadi dasar dalam melakukan perbaikan berkelanjutan guna menghasilkan pembelajaran PAI yang lebih efektif, inklusif, dan bermakna.</p>2026-02-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tafhim Al-'Ilmihttps://jurnal.stitau.ac.id/index.php/tafhim/article/view/332Model Kepemimpinan Visioner Dalam Pengelolaan Yayasan Keluarga: Studi Kasus di Yayasan Pesantren Islam Al-Hijaz Bogor2025-10-02T05:35:31+00:00Jumadi Jumadijumadmipg14@gmail.coAzmi Al Bahij jumadmipg14@gmail.co<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model kepemimpinan visioner <br />dalam pengelolaan yayasan keluarga pada lembaga pendidikan Islam, dengan <br />studi kasus di Yayasan Pesantren Islam Al-Hijaz, Bogor. Menggunakan <br />pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui <br />wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil <br />penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner di Al-Hijaz diwujudkan melalui perumusan visi strategis, integrasi nilai spiritual dan profesionalisme, kaderisasi keluarga, adaptasi teknologi digital, serta pembentukan budaya organisasi berbasis keteladanan. Temuan ini menegaskan pentingnya peran pemimpin visioner dalam menjawab tantangan zaman serta menjaga kesinambungan lembaga berbasis tradisi Islam. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model kepemimpinan berbasis nilai Islam yang adaptif terhadap perubahan.</p>2026-02-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tafhim Al-'Ilmi