Studi Literatur Review: Praktik Manajemen Sekolah Dasar dalam Mewujudkan Lingkungan Belajar yang Kondusif
Keywords:
Manajemen Sekolah Dasar, Kepala Sekolah, Inovasi Pembelajaran, Lingkungan Belajar KondusifAbstract
Lingkungan belajar yang kondusif merupakan salah satu prasyarat utama bagi peningkatan mutu pendidikan di sekolah dasar. Suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan terbukti mampu menumbuhkan motivasi, keterlibatan, serta prestasi siswa. Meski demikian, kenyataannya masih banyak sekolah dasar menghadapi berbagai kendala, antara lain pengelolaan kelas yang kurang efektif, kepemimpinan kepala sekolah yang belum optimal, dan terbatasnya inovasi dalam pembelajaran, sehingga hasil belajar belum sesuai harapan. Lingkungan belajar yang sehat juga memengaruhi motivasi dan kesejahteraan guru. Berangkat dari kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan menelaah praktik manajemen sekolah dasar dalam membangun lingkungan belajar kondusif melalui pendekatan studi literatur. Analisis dilakukan dengan meninjau artikel-artikel ilmiah yang diterbitkan pada jurnal terakreditasi Sinta periode 2021–2025, dengan fokus kajian pada peran manajerial kepala sekolah, penerapan inovasi pembelajaran, serta strategi pengelolaan lingkungan sekolah. Hasil kajian memperlihatkan tiga hal pokok. Pertama, kepala sekolah memainkan peran strategis dalam menjalankan fungsi manajemen, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, hingga pengawasan, yang berimplikasi langsung terhadap mutu pembelajaran. Kedua, inovasi pembelajaran—seperti pemanfaatan e-modul berbasis STEAM, media digital interaktif, serta model pembelajaran berbasis penemuan dan pemecahan masalah—mampu meningkatkan keterlibatan siswa dan menciptakan suasana kelas yang lebih dinamis. Ketiga, pengelolaan lingkungan sekolah secara menyeluruh, meliputi aspek fisik, sosial, dan psikologis, berperan besar dalam membangun iklim belajar yang positif, aman, serta mendukung perkembangan peserta didik. Dengan demikian, praktik manajemen sekolah dasar yang efektif perlu dilakukan secara terpadu melalui kolaborasi kepala sekolah, guru, dan pemangku kepentingan lain untuk menciptakan lingkungan belajar kondusif yang menunjang keberhasilan pendidikan dasar.


