The Prime https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/theprime <p><strong>The Prime</strong>: Journal of Islamic Elementary School focuses on research and discourse on elementary school studies. It aims to be a publication forum of thoughts and research from experts. The journal's scope is related to the large scale of elementary schools.</p> The Prime is under the provision of the Study Program of Islamic Elementary School Teacher Training (PGMI) of Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni Sumenep Indonesia en-US The Prime 3110-6420 Evaluasi Pembelajaran Berbasis Digital Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pendidikan Dasar https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/theprime/article/view/553 <p>Perkembangan teknologi digital membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, terutama pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar. Penelitian ini penting dilakukan karena pembelajaran berbasis digital tidak hanya berfungsi sebagai media pengajaran modern, tetapi juga berpotensi meningkatkan motivasi belajar siswa secara berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran digital terhadap motivasi belajar siswa tingkat pendidikan dasar, menganalisis faktor pendukung dan penghambat penerapannya, serta strategis optimalisasi guru dan lembaga pendidikan dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian studi kasus melalui observasi, wawancara mendalam, serta analisis dokumen di tiga sekolah tingkat pendidikan dasar di Ponorogo. analisis meliputi pengumpulan data, reduksi data, display dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis digital di MI/SD efektif meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penggunaan Canva, Google Classroom, Kahoot!, Quizizz, dan Wordwall yang mendorong keterlibatan, kemandirian, serta kepercayaan diri siswa. Keberhasilan implementasi dipengaruhi kompetensi guru, dukungan sekolah, infrastruktur teknologi, dan keterlibatan orang tua. Hambatan utama meliputi keterbatasan perangkat, jaringan internet, rendahnya literasi digital guru, serta disiplin belajar siswa dalam penggunaan teknologi. Optimalisasi pembelajaran digital perlu dilakukan melalui penguatan kompetensi guru, pengembangan kurikulum berbasis digital, penyediaan sarana teknologi yang memadai, serta pembangunan ekosistem pembelajaran kolaboratif antara sekolah, guru, siswa, dan orang tua agar pembelajaran lebih optimal.</p> Katni Kati Farah Azifah Copyright (c) 2026 The Prime 2026-06-06 2026-06-06 2 1 1 11 10.37459/theprime.v2i1.553 Analisis Peran Guru sebagai Fasilitator untuk Menumbuhkan Karakter Kolaboratif Peserta Didik Sekolah Dasar https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/theprime/article/view/446 <p>Penelitian ini mengkaji peran guru sebagai fasilitator dalam menumbuhkan karakter kolaboratif peserta didik di SDN 2 Braja Indah, dengan menyoroti permasalahan kurang optimalnya pengembangan karakter kolaboratif melalui pembelajaran tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta mendeskripsikan strategi fasilitasi yang diterapkan guru dalam rangka meningkatkan keterampilan komunikasi, kerja sama, dan empati peserta didik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif, dengan subjek penelitian terdiri atas dua guru kelas 3 dan tiga peserta didik kelas 3. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi seperti rotasi kelompok dan pembagian peran yang jelas, didukung oleh lingkungan belajar yang fleksibel serta dukungan manajemen sekolah dan orang tua, secara signifikan meningkatkan karakter kolaboratif peserta didik. Simpulan penelitian menegaskan efektivitas peran guru sebagai fasilitator dalam mengembangkan keterampilan kolaboratif dan nilai empati pada siswa, serta memberikan rekomendasi untuk penerapan strategi pembelajaran kolaboratif yang lebih luas di lingkungan pendidikan dasar.</p> Yusuf Rendi Wibowo Fatonah Salfadilah Copyright (c) 2026 The Prime 2026-06-06 2026-06-06 2 1 12 30 10.37459/theprime.v2i1.446 Implementasi Pengenalan Pendidikan Seks Kepada Siswa Kelas V di SDN Kebun Sari 1 Sebagai Upaya Pencegahan Dini https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/theprime/article/view/569 <p>Kasus kekerasan seksual pada anak di Indonesia terus meningkat dan seringkali terjadi di lingkungan terdekat korban, salah satunya disebabkan oleh kurangnya pendidikan seks sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pengenalan pendidikan seks kepada siswa kelas V di SDN Kebun Sari 1 sebagai upaya pencegahan dini terhadap kekerasan seksual. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 23 siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap persiapan, peneliti merancang materi pendidikan seks yang sesuai usia dan kebutuhan siswa. Tahap pelaksanaan diawali dengan wawancara awal untuk mengukur pemahaman dasar siswa, kemudian dilanjutkan sosialisasi interaktif menggunakan media yang ramah anak. Tahap evaluasi dilakukan untuk menilai peningkatan pemahaman siswa setelah sosialisasi.</p> Eka Wati Noor Muslimah Rima Fitriah Nurul Huda Copyright (c) 2026 The Prime 2026-06-06 2026-06-06 2 1 31 42 10.37459/theprime.v2i1.569 Implementasi Model Role Playing Dalam Menumbuhkan Nilai-Nilai Karakter Demokrasi Pada Pembelajaran PKn https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/theprime/article/view/379 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan siswa dan kurangnya pemahaman mengenai nilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) yang masih didominasi metode tradisional satu arah. Kondisi tersebut menyebabkan siswa pasif, kurang kritis, serta belum mampu menunjukkan sikap demokratis dalam kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan menggambarkan implementasi model role playing sebagai upaya meningkatkan nilai-nilai karakter demokratis pada siswa sekolah dasar. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode tinjauan pustaka, penelitian ini menganalisis berbagai sumber terkait efektivitas bermain peran dalam konteks pembelajaran PKn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa role playing mampu meningkatkan partisipasi aktif, kemampuan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, serta mendorong tumbuhnya nilai karakter demokratis seperti tanggung jawab, kerja sama, empati, dan sikap menghargai pendapat orang lain. Selain itu, bermain peran menciptakan suasana belajar yang interaktif, kontekstual, dan bermakna sehingga mendorong siswa untuk memahami dan mempraktikkan prinsip-prinsip demokrasi dalam situasi nyata. Dengan demikian, model role playing dinilai relevan dan efektif sebagai strategi pembelajaran dalam mengembangkan karakter demokratis sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran PKn di sekolah dasar.</p> Intan Ariani Fatonah Salfadilah Chelcie Asa Mahesta Kiami Yadila Copyright (c) 2026 The Prime 2026-06-06 2026-06-06 2 1 43 57 10.37459/theprime.v2i1.379 Pembelajaran IPA dengan Pendekatan PjBL di Sekolah Dasar Inklusi https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/theprime/article/view/355 <p>Pembelajaran IPA di sekolah dasar inklusi memerlukan pendekatan yang mampu mengakomodasi keberagaman kebutuhan belajar siswa, termasuk peserta didik berkebutuhan khusus (PBK), melalui strategi pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan adaptif. Salah satu pendekatan yang dinilai relevan adalah Project-Based Learning (PjBL), karena mampu mendorong keterlibatan siswa secara bermakna dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan <em>Project-Based Learning</em> (PjBL) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Sekolah Dasar Negeri Giwangan, sebuah sekolah inklusi di Yogyakarta. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berhasil memfasilitasi lima fase utama PjBL, yakni pertanyaan mendasar, perencanaan, penjadwalan, pemantauan proyek, dan evaluasi publik, dengan mengintegrasikan prinsip <em>Universal Design for Learning</em> (UDL). PBK (Peserta Didik Berkebutuhan Khusus) menunjukkan peningkatan dalam partisipasi kognitif dan sosial, dengan gain skor pengetahuan IPA mencapai 0,46 (kategori sedang-tinggi), serta peningkatan inisasi diskusi menjadi 2,1 kali per sesi. Kendala utama berupa keterbatasan laboratorium yang belum ramah disabilitas dan rasio GPK yang tidak ideal diatasi melalui model integratif yang penulis tawarkan, yaitu PjBL–UDL 3A (<em>Advance design, Assistive scaffold, Authentic assessment</em>). Model ini dinilai efektif dalam mengakomodasi kebutuhan siswa beragam dan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan praktik pembelajaran IPA inklusif di sekolah dasar.</p> M Choirul Muzaini Syahrul Aziz Zulfatul Khoiriyah Copyright (c) 2026 The Prime 2026-06-06 2026-06-06 2 1 58 71 10.37459/theprime.v2i1.355 Optimalisasi Filantropi Pendidikan dalam Mendukung Inklusivitas MI/SD melalui Desentralisasi dan Digitalisasi Menuju Indonesia Emas 2045 https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/theprime/article/view/356 <p>Kontribusi filantropi dalam pendidikan dasar di MI/SD masih didominasi oleh pendekatan karitatif yang bersifat satu arah, namun praktik terbaru menunjukkan adanya pergeseran menuju model transformatif melalui sinergi komunitas, digitalisasi, dan desentralisasi kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan peran filantropi dalam mendukung pendidikan inklusif, menganalisis integrasi digitalisasi dan desentralisasi dalam tata kelola pendidikan MI/SD, serta mengkaji implikasinya terhadap strategi penguatan pendidikan dasar menuju Indonesia Emas 2045. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan tipe studi kasus dokumentatif dan pendekatan partisipatif, memanfaatkan data primer dari observasi Philanthropy Festival 2025 serta data sekunder dari laporan lembaga filantropi, dokumen kebijakan, dan literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filantropi pendidikan inklusif berjalan optimal melalui inovasi program berbasis komunitas, pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses di daerah terpencil, dan kemitraan lintas sektor yang berkelanjutan. Temuan ini menggambarkan bahwa paradigma filantropi sedang bergerak dari model karitatif menuju transformatif yang menempatkan komunitas sebagai subjek aktif pemberdayaan. Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada pengembangan perspektif interdisipliner yang menggabungkan filantropi, digitalisasi, dan desentralisasi, serta menunjukkan efektivitas pendekatan kualitatif partisipatif dalam memahami tata kelola pendidikan inklusif secara kontekstual dan kritis.</p> Muhammad Azmi Auf Copyright (c) 2026 The Prime 2026-06-06 2026-06-06 2 1 72 87 10.37459/theprime.v2i1.356 The Use of Visual Learning Materials to Improve Learning Outcomes in Natural and Social Sciences (IPAS) in Elementary Schools https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/theprime/article/view/561 <p><em>The teaching of Natural and Social Sciences (IPAS) under the Merdeka Curriculum requires the use of instructional media capable of enhancing conceptual understanding and actively engaging students. However, in practice, IPAS instruction in elementary schools still faces challenges due to students’ limited understanding of abstract concepts. This study aims to analyze the effectiveness of using visual learning media in supporting IPAS learning and improving student learning outcomes at MIS Guppi Teppo. This study employs a qualitative approach using the Miles and Huberman data analysis model, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the use of visual learning media has a positive impact on students’ learning processes and outcomes. Visual media help students understand abstract concepts in a more concrete and easily comprehensible way, thereby increasing student engagement, motivation, creativity, and learning outcomes in IPAS instruction. Therefore, visual learning media need to be continuously integrated into the implementation of the Merdeka Curriculum to support the creation of effective and meaningful learning in elementary schools.</em></p> Elia Mushoda Emha Dzia'ul Haq Sri Adiningsih Copyright (c) 2026 The Prime 2026-06-06 2026-06-06 2 1 88 101 10.37459/theprime.v2i1.561 Potensi Pengasuhan Perkembangan Pendidikan Anak Oleh Orang Tua Rantau Di Desa Pagarbatu Kecamatan Saronggi Kabupten Sumenep https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/theprime/article/view/555 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pengasuhan anak oleh orang tua rantau di Desa Pagarbatu, dimana sebagian orang tua kandung merantau sehingga pengasuhan anak dialihkan kepada kakek dan nenek. Kondisi ini berpotensi mempengaruhi perkembangan pendidikan anak, baik dari aspek akademik maupun karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan pendidikan anak yang diasuh oleh orang tua pengganti serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan orang tua pengganti, anak, dan kepala desa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan pendidikan anak dalam pola bervariasi. Anak yang mendapatkan perhatian, pengawasan, serta kerjasama yang baik antara orang tua kandung dan orang tua pengganti cenderung memiliki perkembangan pendidikan yang baik. Sebaliknya, kurangnya perhatian orang tua kandung, pola asuh permisif, serta faktor ekonomi dan lingkungan menjadi faktor penghambat, meskipun hanya terjadi pada sebagian keluarga. Dengan demikian, keberhasilan pendidikan anak dalam pengasuhan sangat ditentukan oleh sinergi antara orang tua kandung dan orang tua pengganti serta adanya pendampingan belajar yang konsisten</p> Siti Aisyah Satnawi Satnawi Copyright (c) 2026 The Prime 2026-06-06 2026-06-06 2 1 100 115 10.37459/theprime.v2i1.555