The Prime
https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/theprime
<p><strong>The Prime</strong>: Journal of Islamic Elementary School focuses on research and discourse on elementary school studies. It aims to be a publication forum of thoughts and research from experts. The journal's scope is related to the large scale of elementary schools.</p>The Prime is under the provision of the Study Program of Islamic Elementary School Teacher Training (PGMI) of Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni Sumenep Indonesiaen-USThe Prime3110-6420Eksplorasi Gaya Kepemimpinan Transformasional: Konstruksi Kinerja Guru di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Bajuran
https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/theprime/article/view/363
<p>Penelitian ini menyajikan eksplorasi mendalam mengenai praktik Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dalam mengkonstruksi kinerja guru di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda Bajuran, dengan tujuan merumuskan model spesifik Konstruksi Kinerja Guru Berbasis Nilai Spiritual Transformasional (K2GST). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus tunggal, di mana data diperoleh dari wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil temuan kunci menunjukkan bahwa Kepala Sekolah berhasil mengintegrasikan dimensi transformasional dengan nilai-nilai Islam: Pengaruh Ideal berlandaskan <em>ihsan</em> yang menumbuhkan komitmen, Motivasi Inspirasional menggunakan retorika <em>jihad ta'lim</em> yang memicu dedikasi, Stimulasi Intelektual menyediakan <em>psychological safety</em> untuk inovasi, dan Pertimbangan Individual berprinsip <em>amanah</em> untuk menjamin keberlanjutan kinerja. K2GST terbukti efektif mengubah kinerja guru dari kepatuhan menjadi inisiatif berbasis kesadaran spiritual. Implikasi teoretis penelitian ini adalah memperkaya perspektif kepemimpinan transformasional dengan menambahkan variabel mediasi spiritual, yang sangat relevan untuk pengembangan kebijakan dan program pelatihan kepala madrasah agar lebih sensitif konteks kultural dan spiritual.</p>Misbahul ArifinDurrotul Masruroh
Copyright (c) 2025 The Prime
2025-12-112025-12-111292106Membangun Karakter Peduli Sosial melalui Pembelajaran Kooperatif di Sekolah Dasar
https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/theprime/article/view/365
<p>Karakter peduli sosial merupakan aspek penting dalam pendidikan dasar, namun kenyataannya masih banyak siswa yang menunjukkan kecenderungan individualistik dan kurang mampu bekerja sama. Pembelajaran kooperatif sering dipandang sebagai strategi yang potensial untuk mengatasi persoalan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana pembelajaran kooperatif digunakan di SDN 1 Way Mili untuk membantu siswa mengembangkan keterampilan sosial mereka, khususnya di kelas IPS. Penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metodologi studi kasus merupakan metodologi yang digunakan. Model interaktif Miles dan Huberman digunakan untuk analisis data, sedangkan observasi, wawancara, dan dokumentasi merupakan metode yang digunakan untuk pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif efektif dalam meningkatkan kerja sama, empati, dan tanggung jawab sosial siswa. Namun, terdapat beberapa hambatan seperti perbedaan kemampuan akademik siswa dan keterbatasan waktu. Solusi yang diusulkan adalah pembagian peran dalam kelompok dan penggunaan media pembelajaran interaktif. </p>Yusuf Rendi WibowoFatonah Salfadilah
Copyright (c) 2025 The Prime
2025-12-112025-12-1112107123Studi Literatur Review: Praktik Manajemen Sekolah Dasar dalam Mewujudkan Lingkungan Belajar yang Kondusif
https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/theprime/article/view/369
<p>Lingkungan belajar yang kondusif merupakan salah satu prasyarat utama bagi peningkatan mutu pendidikan di sekolah dasar. Suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan terbukti mampu menumbuhkan motivasi, keterlibatan, serta prestasi siswa. Meski demikian, kenyataannya masih banyak sekolah dasar menghadapi berbagai kendala, antara lain pengelolaan kelas yang kurang efektif, kepemimpinan kepala sekolah yang belum optimal, dan terbatasnya inovasi dalam pembelajaran, sehingga hasil belajar belum sesuai harapan. Lingkungan belajar yang sehat juga memengaruhi motivasi dan kesejahteraan guru. Berangkat dari kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan menelaah praktik manajemen sekolah dasar dalam membangun lingkungan belajar kondusif melalui pendekatan studi literatur. Analisis dilakukan dengan meninjau artikel-artikel ilmiah yang diterbitkan pada jurnal terakreditasi Sinta periode 2021–2025, dengan fokus kajian pada peran manajerial kepala sekolah, penerapan inovasi pembelajaran, serta strategi pengelolaan lingkungan sekolah. Hasil kajian memperlihatkan tiga hal pokok. Pertama, kepala sekolah memainkan peran strategis dalam menjalankan fungsi manajemen, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, hingga pengawasan, yang berimplikasi langsung terhadap mutu pembelajaran. Kedua, inovasi pembelajaran—seperti pemanfaatan e-modul berbasis STEAM, media digital interaktif, serta model pembelajaran berbasis penemuan dan pemecahan masalah—mampu meningkatkan keterlibatan siswa dan menciptakan suasana kelas yang lebih dinamis. Ketiga, pengelolaan lingkungan sekolah secara menyeluruh, meliputi aspek fisik, sosial, dan psikologis, berperan besar dalam membangun iklim belajar yang positif, aman, serta mendukung perkembangan peserta didik. Dengan demikian, praktik manajemen sekolah dasar yang efektif perlu dilakukan secara terpadu melalui kolaborasi kepala sekolah, guru, dan pemangku kepentingan lain untuk menciptakan lingkungan belajar kondusif yang menunjang keberhasilan pendidikan dasar.</p>Rifka Nur Annisa Astuti
Copyright (c) 2025 The Prime
2025-12-112025-12-1112124134Hubungan Efikasi Diri dengan Hasil Belajar Matematika Mahasiswa Prodi PGMI
https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/theprime/article/view/344
<p>Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisa hubungan yang dimiliki antara efikasi diri dan hasil belajar matematika mahasiswa prodi PGMI semester 2. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan analisis <em>korelasi bivariate</em> menggunakan SPSS. Adapun data yang didapatkan diambil menggunakan angket efikasi diri dan dokumen nilai hasil belajar matematika mahasiswa yang berjumlah 31 mahasiswa. Adapun teknik analisis data yaitu melalui uji normalitas dan linearitas untuk menentukan jenis uji hipotesis yaitu spearman rank menggunakan <em>software</em> SPSS. Hasil penelitian tentang efikasi diri dan hasil belajar matematika mahasiswa prodi PGMI menunjukkan tidak ada hubungan antara kedua variabel. Hal tersebut diketahui melalui nilai Sig 0,433 > 0,05 dan nilai koefisien korelasi dibawah nilai r (tabel) -0,146 < 0,367. Berdasarkan pedoman penafsiran angka korelasi juga menujukkan nilai -0,146 pada koefisien korelasi dapat ditafsirkan bahwa tidak terdapat hubungan antara efikasi diri yang dimiliki mahasiswa dengan hasil belajar matematikanya. Sehingga ada kemungkinan bahwa yang memiliki pengaruh atau hubungan dengan hasil belajar matematika mahasiswa adalah faktor selain efikasi diri seperti faktor internal seperti minat, bakat, kedisiplinan, motivasi, dan lain sebagainya serta faktor eksternal dari lingkungan keluarga, masyarakat sekitar, dan sekolahan.</p>Muhammad Iqbal NashrullohRavi Dwi Ramandhika
Copyright (c) 2025 The Prime
2025-12-112025-12-1112135145Penerapan Pendekatan Realistic Mathematics Education sebagai Upaya Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Pembagian pada Siswa Kelas IV
https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/theprime/article/view/349
<p>Penelitian ini diharapkan merupakan solusi dalam upaya peningkatan hasil belajar siswa kelas IV pada pelajaran matematika khususnya materi pembagian. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menerapkan pendekatan RME (<em>Realistic Mathematics Education</em>) dengan bantuan alat peraga dan dilaksanakan secara berkelanjutan selama dua siklus. Pada penelitian ini subjeknya adalah siswa SD kelas IV SDN Banjarmlati 2 yang berjumlah 14 siswa. Pengumpulan data menggunakan tes yang diberikan pada siswa. Proses pengolahan data yang pada penelitian ini menggunakan proses analisis kualitatif dengan statistik sederhana. Dari hasil analisis data sebelum dilakukan tindakan diperoleh hasil bahwa rata-rata nilai siswa hanya 39,3 dengan persentase ketuntasan 29%. Setelah dilakukan siklus 1, hasil evaluasi siswa megalami peningkatan dengan nilai rata-rata 72,8 dan persentase ketuntasan 57%. Pada siklus 2, rata-rata nilai mengalami peningkatan lagi menjadi 83,07, dengan persentase siswa yang melewati KKM mencapai 71%. Dari data tersebut diperoleh hasil bahwa pendekatan RME ini dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep pembagian, sehingga hasil evaluasi belajarnya juga mengalami peningkatan</p>Diah Retno AyuningtyasMarsita Dwi RahmayantisRia Wahyuning Budiasri
Copyright (c) 2025 The Prime
2025-12-112025-12-1112146156Efektifitas Media Pembelajaran Berbasis Website Pada Pembelajaran SKI Terhadap Hasil Belajar di Madrasah Ibtidaiyah
https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/theprime/article/view/358
<p>Banyak pembelajaran konvensional semakin kurang diminati oleh siswa, dimana guru hanya menerangkan saja dan siswa mendengarkan, sehingga siswa merasa jenuh dan bosan dalam pembelajaran. Demikian berdampak pada belum tercapainya tujuan pembelajaran. Pemanfaatan teknologi dan komunikasi mempermudah dalam pembelajaran agar berjalan efektif dan efisien. Penelitian berjutuan untuk mendiskripsikan keefektifan penggunaan media pembelajaran berbasis website terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah kebudayaan islam (SKI) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 11 Boyolali yang ditinjau dari hasil belajar siswa eksperimen-kontrol dan respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan media. Metode penelitian mengacu pada deskriptif kuantitatif eksperiemen desain penelitian non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V, sampel penelitian V A (eksperimen) dan kelas V B (kontrol) dipilih dengan teknik sampling cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, test, dan observasi. Hasil penelitian diambil kesimpulan bahwa, pembelajaran sejarah kebudayaan islam (SKI) yang di lakukan secara pembelajaran konvensional kurang efektif dan kurang interaktif, dibandinkan dengan pembelajaran SKI yang menggunakan media pembelajaran berbasis website, siswa lebih antusias mengikuti pembelajaran dan berdampak pada tercapainya tujuan pembelajaran SKI. Maka disarankan guru menggunakan media pembelajaran yang interaktif.</p>Ravi Dwi RamandhikaRizky AriantyMuhammad Iqbal Nashrulloh
Copyright (c) 2025 The Prime
2025-12-112025-12-1112157167Membangun Kreativitas melalui Asesmen Autentik dengan Implementasi Pembelajaran Proyek Seni Rupa di Sekolah Dasar
https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/theprime/article/view/313
<p><em>Penilaian autentik merupakan pendekatan asesmen yang menekankan pada keterlibatan peserta didik dalam tugas-tugas kontekstual dan bermakna yang mencerminkan kompetensi dunia nyata. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman teoretis tentang penilaian autentik, mendeskripsikan implementasinya dalam pembelajaran seni rupa kelas V SD/MI, serta menganalisis hasil penerapannya beserta kelebihan dan kekurangan penulisan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan penilaian autentik melalui model proyek mendorong siswa untuk aktif, kreatif, dan reflektif dalam menciptakan karya seni. Penilaian dilakukan secara menyeluruh melalui observasi, rubrik, portofolio, dan refleksi. Meskipun artikel ini memiliki keterbatasan pada data empiris langsung dari praktik lapangan, hasil kajian memberikan kontribusi penting sebagai dasar pengembangan asesmen kontekstual dalam pembelajaran seni rupa berbasis Kurikulum Merdeka.</em></p>Ainina Fitriyatul IzzatiChusnul ChotimahMusrikah Musrikah
Copyright (c) 2025 The Prime
2025-12-112025-12-1112168178Penggunaan Media Komik Digital untuk Mengembangkan Karakter dan Sikap Kewarganegaraan Siswa di Sekolah Dasar
https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/theprime/article/view/385
<p>Kemajuan teknologi digital telah sangat memengaruhi pendidikan, terutama dalam pengajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di sekolah dasar. Metode pendidikan konvensional seringkali mengakibatkan menurunnya motivasi, minat, dan pemahaman siswa terhadap prinsip-prinsip kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas komik digital dalam memengaruhi karakter dan sikap kewarganegaraan siswa, sekaligus mengidentifikasi manfaat emosional yang muncul dari media ini. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komik digital dapat meningkatkan motivasi belajar, antusiasme, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman siswa terhadap cita-cita Pancasila. Media ini menumbuhkan tanggung jawab, kerja sama, toleransi, dan patriotisme melalui penyampaian narasi yang menarik dan kontekstual. Akibatnya, komik digital muncul sebagai instrumen pendidikan baru yang mengintegrasikan peningkatan identitas nasional dengan kemajuan teknologi modern.</p>Binti Ukhti FadilahFatonah SalfadilahShela AnggelinaSiti Agus Purnama Sari
Copyright (c) 2025 The Prime
2025-12-112025-12-1112179192